MSP Online Kuliah ONline

Ruang Sederhana bagi Gathering & Sharing Informasi dan Materi Referensi Ilmiah Populer

Jumat, 06 April 2012

Tips Dasar Pengenalan Selam (3)


 

KEMAMPUAN DASAR SELAM

Demi keselamatan bersama pada setiap penyelaman dan pada saat menghadapi situasi yang tidak kita inginkan maka setiap penyelam harus selalu mengingkatkan kemampuan selamnya dengan bimbingan Instruktur. Dengan demikian maka kita akan merasa nyaman pada setiap penyelaman. Kemampuan dasar yang harus selalu di latih antara lain:
  • Mengganti Snorkel dengan regulator
  • Berenang tanpa menggunakan masker.
  • Mampu untuk memakai masker dibawah air.
  • Berenang dengan menggunakan snorkel
  • Defogging masker
  • Mengobati/Healing the cramps
  • Menarik penyelam.
  • Aphnea
  • Menjaga bouyancy didalam air
  • Menggunakan spare air supply
  • Mampu untuk menggunakan BCD dipermukaan
  • Bernafas dari regulator yang free flow
  • Menggembungkan BCD dengan nafas
  • Safety controls sebelum diving
  • Maintenance diving equipment
  • Hand signals
  • Menggunakan compass  
  • Mampu menggunakan diving tables
  • Equalising telinga

Tips Dasar Pengenalan Selam (2)

Tips Memilih Masker Diving, Fin dan Snorkel :
  1. Pilih masker diving yang masker skirt terbuat dari silikon dan lunak dan sesuai dengan bentuk wajah anda.
  2. Tarik mask strap ke arah depan masker di atas lensa.
  3. Tempelkan masker ke wajah anda dengan menggunakan dua jari di tengah-tengah lensa.
  4. Bercerminlah untuk memastikan tidak ada celah kecil antara masker skirt dengan kulit wajah anda.
  5. Periksa saku hidung. Pastikan bagian bawah hidung anda tidak menyentuh bagian bawah dari saku hidung dan saku hidung harus tidak terlalu sempit untuk hidung anda.
  6. Periksa masker skirt antara hidung dan bibir atas anda. Jika terlalu panjang atau lebar akan menyebabkan ketidaknyamanan dan celah masuknya air ke dalam masker ketika anda tersenyum. 
  7. Tarik napas melalui hidung pelan dan sedikit saja, kemudian lepaskan dua jari anda yang menahan diantara lensa masker. Bernafaslah melalui mulut atau jangan buang napas melalui hidung. Pastikan masker tetap melekat ke wajah.
  8. Cobalah semua masker dan pilihlah paket yang memiliki masker nyaman pakai buat anda.
  9. Selanjutnya adalah memilih fin diving yang sesuai untuk kondisi air. Jika anda sudah memiliki kemampuan berenang diatas rata-rata sebaiknya pilihlah fin dengan model split, jika sebaliknya pilihlah fin dengan model paddle.
  10. Pilih sirip fin yang lebar dan kaku pada bagian, semakin lebar akan semakin baik digunakan di laut sedangkan semakin kaku akan semakin memberikan tenaga dorong yang besar.
  11. Pilihlah fin yang tidak bisa ditekuk pada bagian ruang kaki anda. Ada fin yang bisa ditekuk pada ruang kaki (seperti anda menekuk sepatu lari), beberapa orang mengatakan terasa sakit pada punggung telapak kaki ketika menggunakan jenis ini.
  12. Pilihlah fin yang sesuai dengan ukuran sepatu anda. Tidak terlalu sempit tapi juga tidak terlalu lebar.Jika anda memilih fin OH pastikan anda mencobanya sambil menggunakan booties.
  13. Jika anda memilih fin OH pastikan sisa strapt fin tidak terlalu panjang.
  14. Setelah mendapatkan paket dengan masker dan fin yang cocok saatnya memilih paket dengan snorkel yang nyaman untuk anda.
  15. Anda bisa saja tidak perlu memilih snorkel karena pada umumnya snorkel pada peralatan dasar selam secara paket sudah standart selam. Namun ada baiknya anda periksa pada bagian mouthpieces.
  16. Pilihlah mouthpieces yang bisa diganti apabila anda sering menggigit atau mengunyah karet mouthpieces ketika menyelam.
Jangan lupa pilihlah peralatan dengan merk yang sudah umum di dunia selam dan warna yang sesuai dengan selera anda. Salam diver!!!

Tips Dasar Pengenalan Selam (1)

Saat ini sudah banyak toko alat selam yang menjual peralatan dasar selam atau peralatan snorkeling secara paket. Artinya peralatan dasar selam tersebut dijual dengan satu harga untuk ketiga alat (masker, snorkel dan fin) tersebut. Harga yang ditawarkan tentu saja lebih murah. Alasannya adalah dengan menjual alat secara paket, mereka akan lebih diuntungkan yaitu perputaran barang yang lebih cepat. Terjual 3 barang dan hasil penjualan bisa digunakan untuk mendatangkan stok 3 barang baru. Barang dagangan tidak terlalu lama tersimpan di gudang stok sehingga pemilik toko diuntungkan dengan dapat menjual barang baru dengan model yang tidak ketinggalan jaman.

Harga masker diving secara eceran adalah sekitar Rp. 400.000,- sedang lebih dari Rp. 1.000.000,-. Sedangkan harga snorkel secara eceran sekitar Rp. 200.000,- hingga lebih dari Rp. 800.000,- dan harga fin diving secara eceran sekitar Rp. 350.000,- hingga Rp. 1.700.000,- untuk fin tipe FF sedangkan untuk fin tipe OH harga secara eceran adalah sekitar Rp. 450.000,- hingga Rp. 1.250.000,- belum termasuk booties. Sehingga jika kita membeli seluruh peralatan dasar selam secara eceran, minimal kita akan mengeluarkan uang sebesar Rp. 950.000 hingga Rp. 3.500.000. Namun bila kita membeli peralatan dasar selam tersebut secara paketan, maka kita hanya mengeluarkan uang sebesar Rp. 650.000,- sedang Rp. 1.900.000,- lengkap masker diving, snorkel dan fin FF atau fin OH termasuk booties. Gimana murah bukan?

Tips untuk memilih masker diving, snorkle dan fin diving secara paketan :
Pilihlah beberapa paket peralatan dasar selam yang harganya sesuai dengan kondisi kantong anda. Rp. 500.000,- sampai Rp. 1.000.000,- atau Rp. 1.000.000,- sampai Rp. 2.000.000,- atau mungkin lebih dari Rp. 2.000.000,-
Untuk pemula belilah paket yang dibawah Rp. 1.000.000,-. Selain murah, paket dengan harga tersebut biasanya tipe Fin adalah FF (Full Foot/Close Foot) akan nyaman untuk anda gunakan berlatih di Kolam Renang.
Bila dalam sebulan bisa lebih dari 2x menyelam di laut (atau lebih banyak di laut daripada berlatih di kolam renang) maka pilihlah paket yang tipe fin adalah OH (Open Heel/Open Foot).
Setelah memilih beberapa paket yang sesuai dengan kondisi keuangan anda dan frekuensi pemakaian maka berikutnya adalah memilih yang paling sesuai untuk anda.

Jumat, 16 Maret 2012

Peluang Usaha Budidaya Ikan Bawal

Ikan Bawal ( collossoma macropomum )  adalah ikan yang bersal dari sungai Amazon  Brazil.Ikan bawal bentuk tubuhnya mirip sekali dengan ikan Piranha. Ciri-ciri ikan bawal adalah bentuk tubuhnya bulat dan pipih memiliki lubang hidung yang besar warna kulinya keperak-perakan dengan ujung sirip yang berwarna kuning. Ikan bawal termasuk jenis carnivora sama halnya dengan Piranha.Ikan bawal biasa hidup bergerombol dalam jumlah yang kecil, makannya adalah udang, siput, katak, dan ikan-ikan kecil.

Dalam industri perikanan di tanah air ikan bawal ini tergolong baru. Namun peningkatannya sangat pesat sebab mendapat sambutan yang sangat baik dari para petani ikan di indonesia. Meski banyak durinya namu daging ikan bawal sangat gurih dan nikmat.  Peluang usaha budidaya ikan bawal sangat terbuka dan prospek bisnis kedepannya sangat bagus. Proses produksi ikan ikan predator ini terbilang sangat singkat.Masa pemijahan (jual larva) sekitar 2 – 3 minggu, pembenihan (jual benih) sekitar 1 – 2 bulan dan pembesaran (jual ukuran konsumsi) sekitar 3 – 5 bulan. Secara ekologi, ikan ini dianggap sebagai “perusak” karena dapat menjadi predator bagi ikan lain dan mengancam kelestarian biodiversitas ikan asli perairan Indonesia.Ikan bawal ini mampu bertahan hidup dalam kolam yang tingkat kepadatannya tinggi. Makannya pun tidak rewel sebab hewan berjenis omnivora ini memiliki nafsu makan yang sangat besar.
Budidaya ikan bawal air tawar relatif mudah dilakukan. Pemijahan dapat dilakukan secara induced-spawning: induk yang sudah matang gonad dirangsang dengan penyuntikan hormon kemudian dipijahkan secara alami. Tempat pemijahan cukup menggunakan kain hapa yang disimpan di dalam bak tembok ataupun di kolam. Telur yang dikeluarkan induk betina dan sudah dibuahi oleh sperma induk jantan dapat dipanen kemudian ditetaskan di dalam akuarium atau hapa penetasan. Larva hasil penetasan dapat bertahan dengan yolksack yang dibawanya sampai 4 – 5 hari setelah penetasan sebelum kemudian diberi pakan Artemia.
Cukup dengan pemberian 2 – 3 kali per hari selama hanya 2 – 3 hari, larva sudah dapat dijual atau ditebar ke kolam. Pendederan dan pembesaran di kolam relatif tidak sulit dilakukan. Pertumbuhan ikan relatif cepat meskipun memerlukan kandungan oksigen yang mencukupi melalui aliran air ke kolam. Pakan yang diberikan dapat beragam mulai dari pakan buatan, sisa-sisa sayuran, ikan yang lebih kecil bahkan sampai biji kapuk. Kemudahan-kemudahan tersebut telah mendorong para pengusaha ikan memacu produksi ikan ini yang menyebabkan perkembangan budidayanya sedemikian cepat dan berkembang di banyak tempat bahkan cenderung tidak terkendali.
Proses pendederan di kolam juga perlu diperhatikan agar tidak ada lagi benih ikan ini yang tercampur ke ikan lain, misalnya nila atau mas, yang kemudian ikut terbawa ke keramba jaring apung dan dapat merusak jaring dari dalam. Perkembangan kemampuan reproduksi secara alami di perairan bebas juga perlu diteliti secara akurat untuk memastikan kemungkinan tingkat perkembangan ikan ini di perairan Indonesia, sejalan juga dengan penelitian terhadap kemampuan ikan ini untuk merusak keramba jaring apung dari luar. Lebih lanjut, perlu juga diteliti kemungkinan ikan ini dapat mendesak ikan lain pada suatu relung yang sama, seperti yang diyakini telah terjadi pada kasus lele dumbo yang mendesak relung lele lokal.